Terkesan Dengan Taktik Spalletti, Icardi Gambarkan Sang Pelatih Bagai Palu

Mauro Icardi

NontonBolaJo.com – Kapten Inter Milan, Mauro Icardi, menggambarkan pelatih barunya, Luciano Spalletti, bagaikan sebuah palu. Hal ini terkait dengan aksi disiplin yang diterapkan mantan pelatih AS Roma tersebut.

Bersama Spalletti, Inter Milan berhasil merebut gelar juara International Champions Cup 2017 zona Singapura dengan menaklukkan Olympique Lyon, Bayern Munchen, dan Chelsea. Meskipun baru bersifat laga pra musim, namun dampak Spalletti mulai dirasakan oleh skuad Nerazzurri.

“Spalletti mengerti berbagai hal secara cepat dan kami mencoba memperbaiki segala hal. Ini penting bahwa kami lebih positif dan memiliki mentalitas berbeda. Kami membutuhkan pelatih seperti dirinya,” tutur Icardi kepada Corriere dello Sport.

“Begitu (Stefano) Pioli masuk, dia mampu menyebarkan nilai-nilai penting kepada tim. Kami mengikutinya dan memenangkan 9 dari 10 pertandingan, namun kemudian tiba-tiba jatuh dari puncak dan berakhir seperti itu. Spalletti seperti sebuah palu dan kami mengubah sikap kami. Bersamanya, tidak diperbolehkan ada gangguan,” imbuhnya.

Meskipun absen dalam laga persahabatan pra musim akibat cedera yang dialaminya di bagian paha, namun Icardi sangat terkesan dengan perubahan-perubahan yang dilakukan Spalletti setelah menggantikan Stefano Pioli. Namun yang paling membuatnya terkesan adalah gaya permainan menyerang a la Spalletti.

Luciano Spalletti

“Permainan menyerangnya. Dia suka sepak bola indah dan memiliki gagasan yang jelas bagaimana menempatkan itu dalam latihan,” ujar Icardi.

Striker asal Argentina tersebut diperkirakan akan kembali memperkuat tim sejak awal musim baru Liga Italia Serie A. “Saya baik-baik saja, saya akan kembali. Pada hari Rabu di (lokasi latihan) Pinetina, saya akan bersama tim dengan kecepatan penuh.

“Tidak ada tanda, saya akan siap mengawali kejuaraan. Saya mengalami goresan di bagian paha dan sedikit beresiko untuk bermain bersama timnas. Saya harap dapat bermain di laga persahabatan selanjutnya (melawan Villarreal pada hari Minggu). Ketika saya kembali dari cuti, saya sedikit kehilangan elastisitas dan bentuk otot. Dalam perjanjian bersama staf medis Inter, kami memutuskan untuk mengerjakan elastisitas otot. Langsung melaju bersama tim akan sangat beresiko,” paparnya.

Selain Spalletti, Icardi pun sempat menyinggung tentang kurang aktifnya Inter di bursa transfer musim panas ini. Inter baru merekrut Milan Skriniar, Facundo Colidio, Borja Valero, dan Daniele Padelli, dan kehilangan beberapa pemainnya yang memutuskan pindah ke klub lain termasuk Ever Banega. Tentu saja ini sangat bertolak belakang dengan rival sekotanya, AC Milan, yang cukup mendominasi musim transfer ini.

Namun menurut Icardi, Inter hanya butuh sedikit penyesuaian. “Grup perlu mengawali dengan sangat baik dalam rangka menemukan kekuatan dan keyakinan yang akan membuat kami melaju tanpa terhenti atau padam. Kuatir tentang Milan yang merekrut sangat banyak ? Kami telah melakukan hal yang sama dua tahun lalu karena fondasi tim perlu diganti.

“Kami membeli sangat banyak pemain, namun setelah awal yang bagus, segalanya tidak berjalan lancar. Kini, pastinya Milan mendapatkan kebutuhannya untuk itu, sedangkan Inter memiliki sebuah unit yang solid dan hanya membutuhkan sedikit penyesuaian,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here