Pengakuan Valentino Rossi Tentang ‘Kebodohan’ Di MotoGP Ceko 2017

NontonBolaJo.com – Valentino Rossi mengakhiri balap final MotoGP Ceko 2017 di posisi keempat. Secara blak-blakan Rossi mengakui bahwa dirinya melakukan ‘kebodohan’ dalam balapan flag-to-flag yang berlangsung di sirkuit Automotodrom Brno, Minggu malam (6/8/2017).

The Doctor mencela dirinya sendiri setelah salah mengambil keputusan dalam balapan yang berlangsung di kondisi cuaca tak menentu semalam. Rossi menunggu tanda dari tim untuk mengganti motor balapnya dengan menggunakan ban slick, namun ternyata tanda tersebut datang terlambat.

“Untuk mengerti sebuah momen bukan poin terkuat saya,” Rossi mengaku setelah hanya mampu mengakhiri balapan di urutan ke-4 akibat salah mengambil keputusan. Namun pembalap berusia 38 tahun tersebut berkelakar bahwa kali ini dia dan lima anggota tim-nya sama-sama seperti ‘keledai’ mengingat kru Movistar Yamaha MotoGP pun tidak memberi sinyal kepadanya untuk kembali ke pit sejak awal.

Rossi sempat mendominasi lintasan dengan ban jenis ‘wet’ dan bertahan hingga akhir lap kelima sehingga akhirnya kehilangan waktu krusial dibandingkan Marc Marquez, juara MotoGP Ceko 2017, yang memutuskan masuk pit setelah dua lap pertama, serta Dani Pedrosa dan Maverick Vinales yang keduanya kembali ke pit di lap keempat.

“Kepuasan satu-satunya adalah biasanya hanya saya yang bodoh. Namun kali ini kami berempat atau berlima. Kami berbagi nama ‘keledai’. Kali ini, seperti saya katakan, kami sedikit kurang beruntung,” canda Rossi.

“Sangat tidak elegan untuk mengatakan siapa yang bertanggung jawab atau apa yang sebenarnya terjadi, namun ini adalah masalah komunikasi. Keterlambatan sekitar sepuluh detik mengakibatkan saya kehilangan satu lap sebelum kembali ke pitlane.

Sering Dilihat:  Bakal Hadapi Atletico Dalam Derby Madrid Akhir Pekan Ini, Los Blancos Didera Cedera

“Selalu sulit pada kondisi ini dengan (balapan) flag-to-flag. Pastinya ini bukan poin terkuat saya, balapan jenis ini. Di akhir hasilnya tidak terlalu buruk. Kami sangat meningkat dibandingkan flag-to-flag lainnya. Saya finish keempat. Saya pikir sebelum akhir karir saya kami dapat menaklukkan balap flag-to-flag dan berakhir di podium,” harap Rossi sambil tertawa.

“Saya pikir jika balapan ini sepenuhnya kering atau sepenuhnya basah saya dapat berjuang untuk podium pastinya. Namun tetap akhir pekan yang baik karena saya bekerja sangat baik di box. Saya merasa nyaman dengan motor dan saya kuat baik di kondisi basah dan kering. Balapannya sangat sulit. Saya memacu sangat kencang dari awal hingga akhir. Sayangnya kami tidak dapat memperoleh poin lebih banyak dan mencapai podium. Namun saya menyukainya. Mengingat kondisinya, posisi keempat tidak terlalu buruk,” tegasnya.

Pemilik 9 gelar juara dunia tersebut pun menjelaskan hal yang mendasari keputusannya untuk tidak segera kembali ke pit meskipun lintasan terlihat mengering. “Pertama-tama, ini sangat berbeda dibandingkan tahun lalu karena tahun lalu lintasannya tidak pernah mengering. Pada akhirnya kami mengakhiri dengan ban ‘wet’. Kami tahu kali ini akan terjadi flag-to-flag, namun saya tidak menyangka seperti itu di lap pertama.

“Untuk beberapa alasan, mungkin air yang lebih sedikit, lintasan yang cepat mengering. Biasanya di lap pertama dengan slick pada lintasan basah kami akan sedikit kesulitan bersama Yamaha. Saya mencoba memacu secepat mungkin di kondisi basah karena saya lebih tangguh, untuk mendapat sedikit keuntungan dengan slick.

Sering Dilihat:  Hasil Race MotoGP Valencia 2017: Marquez Juara Dunia, Dovizioso Crash, Pedrosa Juara GP Spanyol

“Ini tidak seperti tahun lalu. Kami menyetujui bersama tim saya untuk menampilkan ‘BOX’ dan ketika saya melihat ‘BOX’ saya kembali (ke pit lane). Sayangnya pemberitahuan datang satu lap lebih lambat. Saya selalu mendapat masalah dalam kondisi ini saat menjadi yang pertama. Sangat banyak pembalap dibantu dengan berada di grup kedua. Satu masuk dan semuanya masuk.

“Bagaimanapun, keempat lebih baik dibandingkan kedelapan. Juga, saya menikmatinya. Saya pulih dan ada sangat banyak pertarungan,” Rossi menjelaskan.

Meskipun kini tertinggal 22 poin dibandingkan Marquez yang menempati puncak klasemen sementara, namun Rossi yakin bahwa peluang merebut gelar juara dunia MotoGP 2017 masih terbuka lebar.

“Pastinya lebih baik 10 poin tertinggal di belakang Marquez dibandingkan 22, namun kejuaraan masih terbuka lebar. Marquez mengambil resiko dan kami membuat kesalahan satu lap, jika tidak saya dapat bertarung dengan Pedrosa. Bagaimanapun, hal penting adalah menjadi kompetitif sepanjang akhir pekan.

“Kami bekerja sangat baik dan, tidak seperti yang biasanya terjadi, kami mampu menjadi cepat secara langsung setelah mengganti ban. Saya sangat menyukai kembali dari belakang dan di akhir saya kehilangan podium hanya dengan selisih tipis,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.