Ketika Massimo Meregalli Bandingkan Valentino Rossi Dan Maverick Vinales

Valentino Rossi dan Maverick Vinales

NontonBolaJo.com – Direktur Yamaha, Massimo Meregalli, angkat bicara tentang kinerja duo pembalap Movistar Yamaha MotoGP 2017, Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Meskipun keduanya dianggap sama-sama memiliki peluang besar untuk menjadi juara dunia MotoGP 2017, namun Meregalli melihat adanya perbedaan karakter antara kedua pembalap tersebut.

Vinales saat ini berada di posisi runner up dalam klasemen sementara MotoGP dengan total 124 poin, selisih 5 poin lebih rendah dari Marc Marquez yang berada di puncak klasemen dan 5 poin lebih tinggi dibandingkan Rossi yang ada di urutan ke-4. Ketatnya selisih poin di klasemen membuat persaingan masih sangat terbuka bagi para pembalap untuk mengejar gelar juara dunia MotoGP tahun ini.

Menurut Meregalli, kehadiran Vinales menggantikan Jorge Lorenzo, yang memutuskan bergabung dengan tim Ducati, menciptakan atmosfer yang lebih baik di tim Movistar Yamaha MotoGP. Di lintasan, Vinales dan Rossi cukup dekat, namun kepribadian serta cara pandang dalam bekerja menjadi pembeda antara pembalap asal Spanyol dan Italia tersebut.

“Mereka memiliki karakter berbeda. Sang veteran (Rossi) mengerti bahwa dirinya lebih tua, jadi tidak boleh kehilangan detail apapun. Dia memeriksa seluruh area dimana dirinya dapat meningkat. Menyaksikan setiap detail dari motor balap yang dapat ditingkatkannya,” analisa Meregalli seperti dilansir melalui Motorsport Total (11/7/2017).

Kehadiran Vinales pun diyakini menjadi pendorong semangat yang bagus bagi Rossi. Dalam rangka mengalahkan sang pembalap muda, The Doctor mencurahkan perhatian penuh terhadap seluruh detail dan pengaturan motor balap.

“Valentino bagus karena dia mempertanyakan dirinya, dia membandingkan gaya berkendaranya dengan Maverick, dan jika dia melihat Vinales lebih cepat di satu titik, dia mencoba meningkatkannya. Dia tidak ingin ketinggalan apapun,” ujarnya.

Selanjutnya, Meregalli pun memuji Vinales sebagai pembalap yang sangat bertalenta. “Seorang pembalap muda yang memiliki sangat banyak talenta dan sangat cepat. Namun dia kurang berpengalaman dan tidak banyak menghabiskan waktu untuk menganalisa data. Saya bertanggung jawab untuk perbedaan ini dan memiliki tujuan yang sama, namun di lain sisi mereka cepat dan mereka ada di level yang sama,” ungkapnya.

Selain itu, perbedaan usia pun cukup mempengaruhi gaya komunikasi kedua pembalap tersebut dengan publik. “Valentino tidak terlalu pemalu seperti Maverick. Mereka berdua tahu bagaimana bekerja bersama kru sedekat mungkin. Kami memiliki atmosfer yang sangat bagus dalam tim,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here