Kesan Valentino Rossi Tentang ‘Aksi Penyelamatan’ Marquez: Bukan Kebetulan!

Valentino Rossi secara blak-blakan memuji kemampuan juara bertahan MotoGP sekaligus rival terkuatnya saat ini, Marc Marquez, untuk menghindari crash. Namun peraih 9 kali gelar juara dunia tersebut yakin bahwa aksi penyelamatan itu bukanlah suatu kebetulan.

Marc Marquez memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi dalam menghindari crash akibat gagal mengendalikan motor balap Honda di ajang MotoGP. Pembalap termuda pertama yang berhasil merebut 4 gelar juara MotoGP tersebut juga melakukan serangkaian aksi penyelamatan dalam perjalanannya untuk meraih gelar juara dunia musim lalu.

Aksi Marquez pun mendapat pujian dari Rossi, yang meyakini bahwa penyelamatan yang dilakukan pembalap asal Spanyol tersebut bukanlah kebetulan semata. Menurut The Doctor, kemampuan pembalap berjuluk ‘Baby Alien’ untuk menghindari crash merupakan kombinasi dari gaya balap serta motor Honda yang memungkinkan dirinya melakukan berbagai gerakan unik.

“Mengesankan melihat apa yang dilakukannya juga karena dia tidak lagi terlalu sering mengalami crash. Dia telah melakukan sangat banyak penyelamatan tahun lalu, ini tidak mungkin kebetulan,” tutur Rossi kepada majalah Riders, seperti dilansir dari Motor Sport (28/2/2018).

“Bagi saya, dia bekerja untuk meningkatkan teknik, atau gaya berkendaranya telah membantunya. Saya tidak tahu apakah itu secara alami atau sesuatu yang diusahakannya, namun menempatkan badan antara motor dan aspal, menggunakannya agar tidak terjatuh,” imbuhnya.

Pemilik nomor balap VR46 tersebut pun mengklaim bahwa aksi penyelamatan tersebut tidak mungkin dilakukan selain pada motor balap Honda. “Saya tidak berpikir bahwa ini (di bagian) elektronik, namun motor itu sendiri. Honda telah membuatnya dengan cara bahwa ketika ban depan mendekat, ini dapat terus bersandar.

Sering Dilihat:  Hasil FP1 MotoGP Australia 2017 - Kejar-kejaran Poin Di Klasemen

“(Dengan) motor balap seperti milik kami, jika Anda mendekatkan ban depan, ini menyentuh bagian dasar dan Anda tidak lagi dapat menariknya,” ungkap Rossi.

Marquez Temukan ‘Rasa’ Dalam Crash

Sebelumnya, di bulan November 2017 Marquez sempat mengungkapkan bahwa 27 kali crash yang dialami di sepanjang tahun 2017 menjadi faktor kunci kesuksesan untuk memiliki ‘rasa’ terhadap motor balapnya.

“Ya, saya telah 27 kali crash, namun saya mempelajari sesuatu. Saya crash 27 kali namun saya nyaris crash mungkin sekitar 50 kali. Ini memberikan saya serangkaian… saya tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya, namun rasa tertentu pada motor balap,” kata Marquez via Fox Sports.

“Dengan 27 crash Anda dapat mengerti berbagai hal. Anda mengetahui ‘ini bisa diselamatkan, itu tidak’,” jelasnya.

Dua diantara 27 crash tersebut dialami Marquez dalam lima balap perdana di MotoGP 2017, yakni di Argentina dan Le Mans, Prancis. Namun peristiwa tersebut mengubah mentalitas Marquez terhadap motor balapnya.

“Setelah Le Mans, kami dalam mobil menuju ke bandara bersama Emilio (Alzamora, manajernya) dan Kose (Luis Martines, mantan juara motocross dan pelatih), dan saya katakan ‘Saya tidak nyaman berada di motor, saya hanya berkendara karena saya harus berkendara, namun tidak menikmatinya’.

“Kemudian, kami mengubah secara mental. Pertama-tama kami harus menemukan cara untuk nyaman berada di motor, kemudian kami akan menemukan hasilnya,” kata Marquez.

Jumlah 27 crash yang dialami Marquez tersebut jauh melebihi kombinasi jumlah crash yang dialami Valentino Rossi (empat kali), Jorge Lorenzo (sembilan), Maverick Vinales (tujuh), dan Andrea Dovizioso (enam).

Sering Dilihat:  Live Streaming Burnley vs MU Pekan 24 Liga Inggris 2018: Apa Kabar Alexis Sanchez?

Marquez berhasil menghindari crash ke-28 kalinya lewat aksi penyelamatan gemilang di MotoGP Valencia 2017. Saat itu, meskipun telah kehilangan keseimbangan di ban depan, namun Marquez dapat menyelamatkan diri tanpa terjatuh.

“Secara saya kehilangan bagian depan, saya hanya berkata ‘oke, saya akan bersama motor saya hingga akhir’. Saya tidak tahu apakah akan berakhir di gravel, di dinding, saya tidak tahu. Namun saya tetap akan bersamanya.

“Namun ban belakang ada di sini. (Saya tahu) ketika kehilangan bagian depan, namun bagian belakangnya masih di sana, kemudian saya dapat menyelamatkan dengan siku saya. Jadi ketika saya menyadari, saya hanya mulai mendorongnya dengan siku, lutut, 100 persen,” papar Marquez.

“Saya pikir alasan utama saya selamat dari crash adalah karena ketegangan dalam balapan. Saya terlalu kaku dengan motor, namun di saat yang bersamaan saya benar-benar sensitif sepanjang waktu.

“Lalu ketika saya bangkit, (saya pikir) mungkin saya bisa kembali bersandar pada motor dan tetap di aspal, namun saya lebih suka menuju gravel dan mengakhiri balap di posisi kelima,” pungkasnya.

Jadwal Balap Resmi Perdana MotoGP 2018

Para pembalap akan mengawali aksinya dalam balap resmi perdana musim ini di MotoGP Qatar 2018 tanggal 18 Maret mendatang. Sebelumnya, selama tiga hari ke depan, tepatnya mulai 1-3 Maret 2018, Rossi dkk akan mengikuti tes resmi pra musim terakhir yang digelar di Losail International Circuit, Qatar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.