Jerman Juara FIFA Confederations Cup 2017, Taklukkan Chile 1-0

Timnas Jerman juara FIFA Confederations Cup 2017

NontonBolaJo.com – Joachim Low mengklaim bahwa Jerman ‘masih tim terbaik di dunia’ setelah menjadi juara di turnamen FIFA Confederations Cup 2017 dengan menaklukkan Chile lewat skor 1-0 di babak final yang berlangsung Senin dini hari (3/7/2017) di Stadium Krestovskyi, St. Petersburg. Ucapan tersebut merunut pada penuturan gelandang Chile, Arturo Vidal, yang menganggap juara dalam turnamen ini adalah tim terbaik di dunia.

“Sebelum pertandingan, Vidal mengatakan bahwa memenangkan kejuaraan ini memberi arti bahwa mereka tim terbaik di dunia. Nah, kejuaraan ini berarti bahwa saat ini Jerman masih menjadi tim terbaik di dunia dan bersama para pemain muda,” kata Low seperti dilansir via Mirror (3/7/2017).

Tidak mengherankan jika pelatih berusia 57 tahun yang telah mengarsiteki timnas Jerman sejak tahun 2006 ini sangat bangga dengan kemenangan skuad asuhannya di FIFA Confederations Cup 2017. Pasalnya, ini adalah kemenangan perdana Jerman dalam penampilan ketiganya di turnamen ini dan bersama tim eksperimental yang terdiri dari pemain-pemain muda usia yang minim pengalaman internasional.

Keputusan Low untuk tidak melibatkan para pemain senior seperti kiper Manuel Neuer, Jerome Boateng, Sami Khedira, Toni Kroos, Mesut Ozil, dan Thomas Mueller dalam Piala Konfederasi tahun ini sempat menuai kontroversi. Pemain yang dipilihnya berusia rata-rata 24 tahun, jauh lebih muda dibandingkan usia rata-rata pemain Chile yakni 30 tahun. Sedangkan sang kapten, Julian Draxler (23 tahun), merupakan pemain yang paling berpengalaman dalam tim pilihan Low kali ini ‘hanya’ dengan 35 kali penampilannya di laga internasional.

“Saya sangat bangga dengan tim ini karena mereka baru bersama-sama hanya dalam waktu tiga setengah minggu. Anda sebenarnya dapat merasakan di semua sesi latihan kami, setiap hari, bahwa sesuatu terjadi di sini. Anda dapat merasakan kelaparan yang luar biasa akan kemenangan, baik saat latihan maupun pertandingan, jadi ini sangat layak.

“Faktanya para pemain muda memenangkan turnamen ini dan mencatatkan sebuah kesuksesan bersejarah, ini sejarah Jerman yang unik, ini luar biasa,” pujian Low kepada timnya.

Kemenangan ini diraih timnas Jerman beberapa hari setelah sebelumnya Jerman mengalahkan Spanyol 1-0 dalam Kejuaraan Eropa U-21. Namun Low memperingatkan bahwa dua kemenangan beruntun tersebut tidak menjamin kesuksesan Jerman di Piala Dunia tahun depan.

“Menang di sini dan pada kejuaraan Eropa U-21 tidak menjamin Piala Dunia tahun depan. Jerman selalu menjadi favorit dan kami mampu menangani itu,” tegas Low.

Gol tunggal striker Borussia Monchengladbach, Lars Stindl, di babak pertama pertandingan final antara Chile vs Jerman menjadi gol kemenangan bagi Die Mannschaft. Kelalaian pemain bek Chile, Marcelo Diaz, yang memberikan bola kepada Timo Werner berbuah pahit bagi La Roja yang harus puas menjadi runner up dalam debutnya di turnamen ini.

Meskipun demikian, pelatih Chile Juan Antonio Pizzi tetap mendukung Marcelo. “Terkadang ada beberapa kesalahan di sepak bola. Normal untuk kecewa ketika anda kalah di final. Namun mengetahui kami dapat bersaing melawan tim terbaik di dunia membuat kami gembira. Kami akan mencoba menjaga gaya permainan kami.

“Marcelo sedih, seperti juga semua tim lainnya. Namun ini cara dirinya bermain dan kami menghargai caranya bermain. Kami sepenuhnya mendukung dia. Kami tidak sekuat ketika di Copa America Centenario (2016), ketika kami menciptakan lebih banyak peluang, namun di sana kami mencetak gol. Hari ini kami tidak mampu melakukannya,” papar Pizzi.

Selain aksi Stindl, kemenangan timnas Jerman pun tak lepas dari kehandalan kipernya, Marc-Andre ter Stegen. Kiper yang tengah merumput bersama klub Barcelona tersebut melakukan penyelamatan gemilang, diantaranya saat striker Arsenal, Alexis Sanchez, melakukan tendangan bebas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here