Jadwal SEA Games, Prediksi Skor Indonesia vs Thailand 15 Agustus 2017

Medali emas menjadi target Timnas U-22 Indonesia di SEA Games ke-29 tahun ini. Namun langkah awal skuad asuhan Luis Milla mendapat tantangan berat dari sang juara bertahan, Thailand.

NontonBolaJo.com – Jadwal SEA Games 2017 cabang sepakbola mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand di laga pembuka Grup B. Pertandingan antara Indonesia vs Thailand akan digelar hari Selasa (15/8/2017) di Shah Alam Stadium, Selangor, kick-off pukul 15:00 WIB.

Timnas Indonesia gagal meraih medali dalam SEA Games 2015 setelah dikalahkan Thailand di babak semi final dan Vietnam di perebutan medali perunggu sama-sama dengan 5 gol tanpa balas. Sebaliknya, Thailand berhasil merebut medali emas dalam dua edisi SEA Games secara beruntun, di tahun 2013 dan 2015, dan bertekad untuk menciptakan hat-trick lewat medali emas tahun ini.

“Kami datang ke sini untuk mempertahankan medali emas yang telah kami menangkan dua tahun lalu di Singapura dan saya telah mempersiapkan para pemain agar berada dalam kondisi terbaik karena kami tahu kompetisi akan semakin sulit tahun ini,” tutur pelatih Thailand, Worrawoot Srimaka, di Kuala Lumpur International Airport, hari Sabtu (12/8/2017).

Tentunya tekad Worrawoot menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia yang akan meladeni permainan The War Elephants di pertandingan perdana dalam turnamen dua tahunan ini. Namun tidak hanya Thailand, Milla juga menegaskan bahwa Timnas Indonesia datang ke Malaysia dengan membawa impian dan semangat yang tinggi.

“Kami datang ke sini, ke SEA Games dengan impian dan semangat yang tinggi. SEA Games adalah turnamen besar bagi kami. Kami menghargai semua grup dan kami akan memikirkan setiap pertandingan. Kami akan mempersiapkan setiap pertandingan satu demi satu,” tegas Milla dalam acara jumpa pers di Hotel Renaissance, Minggu (13/8/2017).

Lalu, bagaimana performa dua timnas yang akan membuka laga Grup B SEA Games edisi ke-29 di tahun 2017 ini ?

Indonesia

Pasca FIFA mencabut sanksi pembekuan PSSI di bulan Mei 2016, asosiasi sepakbola Indonesia terus berbenah diri. Bahkan pada bulan Januari 2017 diputuskan untuk merekrut Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia agar mampu membawa skuad Garuda meraih hasil terbaik di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Di bawah kepemimpinan Milla, lima laga persahabatan dilalui dengan torehan hasil yang cukup gemilang (3 menang, 1 seri, 1 kalah). Namun mantan pelatih Timnas U-23 Spanyol tersebut gagal membawa skuadnya lolos di babak kualifikasi Piala Asia ‘AFC’ U-23 edisi 2018.

Sering Dilihat:  Tiket Pertandingan Timnas Indonesia vs Fiji Dijual Online, Ini Harganya

Milla sempat mendapat kritik pedas dari netizen setelah Timnas Indonesia kalah dari Malaysia di laga perdana kualifikasi AFC U-23. Pasalnya, sang pelatih memutuskan untuk tidak menurunkan beberapa pemain andalan Indonesia, termasuk Evan Dimas dan Hansamu Yama Pranata.

Meskipun kemudian Indonesia menang telak atas Mongolia di game ke-2 dengan skor 7-0, namun hasil imbang tanpa gol di laga terakhir antara Indonesia vs Thailand membuat skuad Garuda hanya berhasil meraih posisi ke-3 di klasemen Grup H dan gagal mengikuti babak selanjutnya.

Namun dari kegagalan tersebut Milla yakin bahwa skuad asuhannya mampu menandingi Thailand. Hal ini mengacu pada hasil imbang 0-0 di pertemuan head to head terakhir antara Tim Garuda vs The War Elephants. “Kami bisa menandingi mereka dan bermain cukup baik ketika itu,” tegas Milla.

Thailand

Thailand membukukan rekor menawan dalam 8 pertandingan terakhir yang dilakoninya sejak Maret 2017. Skuad asuhan Worrawoot Srimaka hanya 1 kali kalah, yakni dalam turnamen Dubai Cup ketika menghadapi tim China U-23 dengan skor 1-2. Sedangkan di 7 laga lainnya, Thailand berhasil meraih 4 kemenangan dan 3 hasil imbang.

Namun jika ditengarai, salah satu hasil imbang diraih ketika Thailand menghadapi Mongolia di kualifikasi AFC U-23, tim yang kalah telak dari Indonesia di kejuaraan serupa. Dengan hasil 2 kali imbang dan 1 menang, Thailand lolos ke babak selanjutnya di AFC U-23 meskipun hanya mampu berakhir sebagai runner up Grup H.

Hasil tersebut membuat Worrawoot menuai kritik. Namun pelatih berusia 45 tahun tersebut yakin bahwa tim-nya mampu mengatasi krisis dan bertahan serta memenangkan medali emas di SEA Games 2017.

“Kami pernah melewati krisis sebelumnya. Kami dapat bertahan dan artinya tidak ada yang perlu dikuatirkan. Kami seharusnya mampu memenangkan medali emas,” jelas Worrawoot.

“Semua tim menjadi ancaman bagi kami, terutama Vietnam dan Indonesia, yang berada dalam pertarungan kuat untuk merebut medali,” imbuhnya.

Indonesia vs Thailand Kabar Tim

Luis Milla telah memilih 21 pemain untuk berlaga di SEA Games 2017. Diantaranya ada Evan Dimas, Hansamu Yama Pranata, Osvaldo Hay, Marinus, serta Ezra Walian. Namun ada 4 pemain yang dipulangkan setelah mengikuti pemusatan latihan. Menurut asisten pelatih, Bima Sakti, pemain yang dipulangkan semata untuk mengikuti regulasi SEA Games tahun ini.

Sering Dilihat:  Puncaki Klasemen Piala AFF U-18, Indonesia Lumat Filipina 9-0

“Mereka tidak jelek, tapi ini kebutuhan dan regulasinya hanya boleh mendaftarkan 20 pemain. Ini bukan akhir dari segalanya, masih ada event seperti Asian Games atau laga FIFA Match Day.

“Ravi Murdianto bagus, tapi kita hanya boleh mendaftarkan dua kiper. Posisi (Gian) Zola dan (Miftahul) Hamdi sudah menumpuk banyak pemain. Untuk Bagas Adi (Nugroho) dia terpaksa kami coret karena masih dalam pemulihan cedera, dan tidak memungkinkan kita bawa ke SEA Games,” jelas Bima.

Sementara itu, Worrawut Srimaka telah menggelar latihan guna menghadapi laga sulit melawan Indonesia. Menurut laporan yang dilansir dari situs FA Thailand, sang pelatih menyoroti kondisi lapangan sepak bola di Malaysia yang berbeda dengan di Thailand.

“Rumput dan tanah di sini berbeda dengan di rumah kami, tentunya. Karena daun-daunnya besar. Jika turun hujan, akan roboh dan menggumpal,” tutur Worrawoot. “Jika kami bermain di lapangan seperti ini dalam dua pertandingan, seharusnya dapat menyesuaikan tanpa masalah. Secara keseluruhan hari ini terbilang oke,” imbuhnya pasca latihan di hari Sabtu (12/8/2017).

Selain itu, Worrawoot juga menuturkan keinginannya untuk berlatih dalam kondisi lapangan tertutup. “Dalam beberapa hari ke depan kami kemungkinan harus berbicara tentang latihan. Karena jika kami latihan di lapangan terbuka, ini mustahil,” ujarnya.

Prediksi Indonesia vs Thailand

Dalam 2 edisi SEA Games sebelumnya, Timnas Indonesia gagal meraih medali emas di cabang sepakbola karena dihambat oleh Thailand di fase krusial. Pada SEA Games 2013, Timnas Indonesia harus mengubur impian untuk meraih medali emas ketika dikalahkan Thailand lewat gol tunggal tanpa balas di babak final.

Sedangkan di SEA Games 2015, Thailand menghalangi peluang Indonesia untuk lolos ke babak final setelah meraih kemenangan dengan 5 gol tanpa balas. Hal tersebut pun mengakibatkan Tim Garuda gagal membawa pulang medali dari cabang sepak bola akibat dikalahkan Vietnam (0-5) di perebutan juara tiga.

Namun Worrawoot Srimaka mengakui bahwa Timnas Indonesia kini merupakan salah satu pesaing tangguh. Transformasi Timnas Indonesia U-22 di bawah kepemimpinan Luis Milla diharapkan dapat mempersembahkan medali emas yang menjadi target PSSI dalam SEA Games 2017.

Prediksi skor Indonesia vs Thailand : 2-1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.