Jadwal FIFA Confederations Cup 2017, Mengintip Kekuatan 8 Timnas

Jadwal FIFA Confederations Cup 2017, Hasil, Skor dan Klasemen,

NontonBolaJo.com – Turnamen FIFA Confederations Cup 2017 siap diselenggarakan mulai hari Sabtu malam (17/6/2017). Bertempat di Rusia, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, delapan timnas jawara dari masing-masing wilayah akan mengikuti turnamen dari FIFA yang digelar empat tahun sekali.

FIFA Confederations Cup merupakan turnamen sepakbola yang mempertemukan 6 pemegang gelar juara di masing-masing wilayah kejuaraan (UEFA, CONMEBOL, CONCACAF, CAF, AFC, dan OFC) ditambah dengan juara bertahan pada Piala Dunia edisi lalu serta tuan rumah di FIFA World Cup selanjutnya. Turnamen yang diselenggarakan sejak tahun 2005 ini digelar di negara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun berikutnya, seolah menjadi ‘gladi bersih’ sebelum menghadapi turnamen yang lebih besar.

Di tahun 2017, Confederations Cup akan diikuti oleh 8 negara yang terbagi atas 2 grup. Grup A terdiri dari Rusia, Selandia Baru, Portugal, dan Meksiko. Grup B menghadirkan Kamerun, Cili, Australia, dan Jerman. Juara dan runner up di masing-masing grup selanjutnya akan melaju ke babak semi final yang dijadwalkan akan digelar pada tanggal 29 dan 30 Juni 2017. Sedangkan babak final akan diselenggarakan tanggal 3 Juli mendatang.

Berikut pratinjau ke-8 timnas FIFA Confederations Cup 2017 seperti dilansir tim NontonBolaJo melalui berbagai sumber :

GRUP A

Rusia (Tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018)

Bagi fans sepakbola kemungkinan belum mengenali beberapa wajah baru yang akan mengisi timnas Rusia, menengarai perubahan signifikan yang terjadi sejak UEFA Euro 2016. Dua pesepakbola veteran, Sergei Ignashevich dan Vasily Berezutsky, telah pensiun dari sepakbola internasional.

Roman Shirokov telah berhenti dari dunia sepakbola sepenuhnya, sementara striker Artem Dzyuba tidak terlibat dalam turnamen ini akibat cedera lutut. Demikian pula Alan Dzagoev dan Roman Zobnin akan absen dalam kompetisi ini.

Dengan demikian, pelatih Stanislav Cherchesov akan melibatkan beberapa pemain muda berbakat. Beberapa pemain yang kemungkinan menjadi andalan skuad Rusia diantaranya pemain gelandang Aleksandr Golovin dan Alexei Miranchuk, serta pemain bek berusia 23 tahun, Georgi Dzhikiya.

Golovin telah 12 kali terlibat dalam laga internasional dan menyumbangkan 2 gol. Miranchuk juga telah 2 kali mencetak gol dalam 9 penampilannya di laga internasional, sedangkan Dzhikiya baru 1 kali tampil membela timnas Rusia saat menang atas Hungaria dengan skor 3-0 bulan Juni lalu dalam laga persahabatan. Selain kemenangan tersebut, Rusia pun melangkah ke Confederations Cup setelah berhasil menahan imbang Cili dengan berbagi 1 gol sama rata.

Selandia Baru (Juara OFC Nations Cup 2016)

New Zealand didukung oleh skuad yang kuat untuk menghadapi Confederations Cup 2017. Sayangnya, kapten New Zealand, Winston Reid, tidak dapat memperkuat timnas karena cedera.

“Sangat luar biasa memiliki skuad yang fit sepenuhnya dan kami telah mempersiapkan dengan sangat baik selama kurang lebih 10 hari bersama lewat tur,” tutur pelatih New Zealand, Anthony Hudson. “Persiapan kami bagus, kami tahu apa yang kami coba raih dan kami semua bersemangat menghadapi turnamen ini,” tegasnya.

Salah satu pesepakbola yang terlibat dalam Timnas Selandia Baru di ajang Confederations Cup 2017 adalah striker Shane Smeltz, yang tergabung dalam klub Liga 1 Indonesia, Borneo FC, sebagai marquee player. Meskipun Smeltz menyadari rendahnya ekspektasi terhadap peluang kemenangan New Zealand di turnamen ini, namun dirinya tetap berjanji akan menggunakan setiap peluang untuk sebaik-baiknya.

“Kapanpun anda memiliki peluang untuk tampil di panggung dunia, ini memberikan anda peluang untuk menaruh sepakbola New Zealand agar kembali menjadi sorotan. Kami memiliki banyak orang yang menyaksikan di rumah dan kami ingin agar mereka bangga,” tegas Smeltz.

Sayangnya, setelah tak terkalahkan dalam 4 pertandingan di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018 (3 menang, 1 seri), Selandia Baru harus menelan dua kekalahan beruntun dalam laga persahabatan internasional, yakni dari Irlandia Utara (0-1) dan Belarus (0-1), sebelum bertandang ke Rusia.

Portugal (Juara UEFA Euro 2016)

Dipimpin oleh striker bintang Cristiano Ronaldo, Portugal melangkah untuk pertamakalinya dalam turnamen Confederations Cup. Meskipun merupakan debutnya, namun pelatih Portugal, Fernando Santos, yakin dapat memenangkan turnamen tersebut.

“Ini adalah sebuah kompetisi yang sangat sulit, namun Portugal masih menjadi pesaing utama,” tegasnya.

Dalam kunjungan ke Rusia, Portugal melibatkan skuad yang kuat. Selain Ronaldo, sang pelatih juga memanggil Pepe dan rekrutan baru Manchester City, Bernardo Silva. Namun Eder dan Renato Sanches tidak terlibat dalam turnamen ini.

Dari 8 pertandingan terakhir, 6 kualifikasi Piala Dunia dan 2 laga persahabatan, Portugal menorehkan 6 kemenangan dan hanya 2 kali kalah. Sebelum melangkah ke turnamen ini, Seleccao berhasil menang dalam 2 pertandingan secara beruntun, yakni ketika menghadapi Siprus (4-0) dalam laga persahabatan dan Latvia (3-0) dalam kualifikasi Piala Dunia.

Meksiko (Juara CONCACAF Cup 2015)

Meksiko menjadi satu-satunya peserta Confederations Cup 2017 yang juga turut serta dalam edisi sebelumnya. Bahkan Meksiko dan Brasil tercatat sebagai tim satu-satunya yang tampil dalam 6 dari 9 edisi Confederations Cup terakhir.

Tidak hanya itu, Meksiko pun merupakan timnas satu-satunya di edisi ini yang pernah merebut trofi Confederations Cup, yakni di tahun 1999. Tentunya pengalaman tersebut menjadi salah satu keunggulan bagi El Tri menghadapi turnamen tahun ini. Apalagi mengingat Meksiko hanya sempat kalah 1 kali diantara 10 pertandingan terakhir yang dihadapinya lintas kompetisi (6 menang, 3 seri), maka tak berlebihan jika memprediksi skuad asuhan Juan Carlos Osorio sebagai calon kuat untuk menjadi salah satu semifinalis.

Andres Guardado menjadi salah satu pemain yang berpengalaman dalam menghadapi turnamen ini. Pemain gelandang tersebut turut terlibat dalam Confederations Cup tahun 2013 ketika Meksiko gagal mencapai babak semi final. Pesepakbola yang tergabung dalam klub PSV Eindhoven ini menyatakan keyakinannya menghadapi turnamen yang sama tahun ini.

“Kami benar-benar percaya diri. Kami menghadapi grup yang rumit, bersama tuan rumah dan juara Eropa. Bukannya tidak menghormati mereka, namun New Zealand adalah tim terkecil dalam grup. Dalam hal apapun kami menyukai peluang kami. Meksiko perlu melangkah ke panggung internasional, apakah melalui Confederations Cup, Copa America, atau Piala Dunia. Ini kesempatan yang tepat untuk menunjukkan bahwa kami mampu melakukannya. Kami akan lihat apa yang kami buat untuk Confederations Cup ini,” tegasnya.

GRUP B

Kamerun (Juara Africa Cup of Nations 2017)

Kamerun secara mengejutkan berhasil menjadi juara Africa Cup of Nations 2017 bulan Januari silam. Meskipun kehilangan sederet pemain populer, namun skuad asuhan Hugo Broos berhasil menampilkan permainan sepakbola tempo tinggi yang merepotkan lawan-lawannya.

Cukup menarik mengingat tampilnya sebuah skuad yang relatif muda dalam Confederations Cup kali ini. Diharapkan pemain seperti Christian Bassogog akan kembali bersinar seperti ketika tampil di AFCON hingga mendapat kesempatan bergabung dengan klub asal Tiongkok, Henan Jianye. Demikian pula striker Besiktas, Vincent Aboubakar, yang berhasil mencetak gol kemenangan di final saat menghadapi Mesir.

Salah satu yang menjadi sorotan pelatih Kamerun adalah kehadiran timnas luar biasa yang berada di Grup B. “Kami bersama juara dunia Jerman dan juara Amerika Selatan Cili di kelompok, dan juga jangan lupakan Australia. Jadi kita lihat saja. Bagi saya ini sebuah turnamen untuk melihat di mana kami dalam level dunia, dimana kami dapat melihat posisi kami sebagai juara Afrika. Ini akan menjadi sangat penting untuk masa depan,” tegas Broos.

Sayangnya, Kamerun menyambut turnamen ini setelah mengalami 2 kekalahan beruntun, ketika menghadapi Guinea (1-2) dan Kolombia (0-4) dalam dua laga persahabatan internasional.

Cili (Juara Copa America 2015)

Sama dengan Kamerun, Cili juga gagal merebut kemenangan dalam laga persahabatan terakhir yang menjadi ajang pemanasan menjelang Confederations Cup. Skuad asuhan Juan Antonio Pizzi tersebut harus menelan kekalahan tipis dengan skor 2-3 dari Rumania setelah tak terkalahkan dalam 2 laga persahabatan sebelumnya, yakni menang atas Burkina Faso (3-0) dan bermain imbang bersama Rusia (1-1).

Bagaimanapun, Cili merupakan salah satu pesaing kuat di Confederations Cup ini. Meskipun ini akan menjadi debutnya dalam turnamen tersebut, namun juara Copa America tahun 2015 ini diprediksi akan bersinar bersama skuad kuat yang mengiringinya, yang melibatkan beberapa pemain ternama seperti Arturo Vidal (Bayern Munchen), Gary Medel (Inter Milan), Claudio Bravo (Manchester City), dan Alexis Sanchez (Arsenal).

“Kami telah memenangkan Copa Centenario (Copa America 2016) dan kini kami ingin menang di Confederations Cup. Kami mampu untuk melakukannya,” tekad Sanchez.

Australia (Juara AFC Asian Cup 2015)

Kemenangan atas Korea Selatan di Sydney dalam final Asian Cup 2015 membuat Australia memperoleh satu tempat di Confederations Cup. Sebelumnya, Socceroos telah tiga kali tampil di edisi sebelumnya, yakni tahun 1997, 2001, dan 2005. Dan untuk menghadapi kompetisi tahun ini, Ange Postecoglou tengah dalam bentuk terbaik dengan tak terkalahkan dalam 8 pertandingan (4 menang, 4 seri) dalam kualifikasi Piala Dunia 2018, meskipun kemudian harus menelan kekalahan dari Brasil (0-4) dalam laga persahabatan terakhir.

Pemain veteran, Tim Cahill, akan kembali menjadi pemain bintang dari Australia. Demikian pula dengan kehadiran beberapa pemain lainnya seperti Tomi Juric, striker FC Luzern yang mencetak sepasang gol saat menghadapi Arab Saudi pekan lalu, serta Aaron Mooy, pemain gelandang yang terlibat dalam kesuksesan Huddersfield melangkah ke Premier League musim ini.

“Menjadi beberapa keputusan sulit untuk memangkas skuad dari 30 menjadi 23, namun ini pertanda bagus terkait kekuatan skuad yang dapat kami sebutkan dan kedalaman yang telah kami kembangkan selama tiga tahun terakhir,” tutur Postecoglou.

Jerman (Juara Piala Dunia 2014)

Di atas kertas, Jerman dipastikan menjadi salah satu tim favorit dalam turnamen Confederations Cup 2017. Terlebih skuad asuhan Joachim Low berada dalam bentuk terbaiknya dengan tak terkalahkan dalam 8 pertandingan terakhir (7 menang, 1 seri). Hanya hasil imbang 1-1 dalam laga persahabatan melawan Denmark yang menggagalkan laju kemenangan sempurna dari juara bertahan Piala Dunia 2014 tersebut.

Setidaknya ada 4 pemain muda Jerman yang diprediksi akan berbuat banyak dalam Confederations Cup tahun ini, yakni Joshua Kimmich (Bayern Munchen), Timo Werner (RB Leipzig), Niklas Sule (Bayern Munchen), dan Julian Brandt (Bayer Leverkusen). Tentu saja, nama-nama tenar seperti Julian Draxler (PSG), Emre Can (Liverpool), dan Shkodran Mustafi (Arsenal) tidak dapat diabaikan. Sayangnya, Leroy Sane menarik diri dari kompetisi tersebut akibat cedera.

“Skuad Jerman dipadati dengan talenta dalam jumlah yang mengagumkan. Mereka mungkin muda, namun mereka telah menunjukkan apa yang dapat mereka lakukan di panggung internasional dan Bundesliga, dan mereka siap beraksi di Confederations Cup. Untuk sebagian besar dari mereka ini adalah kejuaraan besar pertama bersama timnas ‘A’, dimana dalam waktu bersamaan ini berarti tanggung jawab luar biasa secara mereka akan mewakili juara dunia saat ini,” tutur Cafu, legenda sepakbola asal Brasil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here