Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman 2017 : Marquez Raih Pole Position 8 Kali Beruntun Di Sachsenring, Rossi Bingung

Marc Marquez, pembalap Repsol Honda
Hasil Latihan Bebas 3, Marquez juara, Rossi ke Q2

NontonBolaJo.com – Marc Marquez kembali meraih pole position dalam MotoGP Jerman 2017. Pembalap Repsol Honda tersebut sukses mengalahkan Danilo Petrucci dalam babak kualifikasi di sirkuit Sachsenring yang berlangsung hari Sabtu malam (1/7/2017).

Tak berlebihan nampaknya jika peraih tiga gelar juara dunia MotoGP Marc Marquez mendapatkan reputasi sebagai ‘King of Sachsenring’. Pasalnya, selain menjadi juara MotoGP Jerman selama 4 tahun secara beruntun, sang Baby Alien pun sukses meraih pole position dalam 8 tahun secara beruntun, termasuk tahun ini.

Pembalap asal Spanyol tersebut berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 27,302 detik, meninggalkan Petruci di posisi kedua dan rekannya sesama pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, di posisi ketiga.

Sebaliknya, pemuncak klasemen sementara MotoGP 2017, Andrea Dovizioso harus puas berada di urutan ke-10 alias di baris ke-4 saat mengawali final race MotoGP Jerman 2017 Minggu malam (2/7/2017). Dovi diapit oleh dua rival terdekatnya di klasemen, yakni duo pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi (posisi ke-9) dan Maverick Vinales (ke-11).

Setelah sukses meraih kemenangan ke-10 nya di Assen dan gelar juara Grand Prix ke-115 kalinya, Rossi memang terlihat mengalami kesulitan di seri ke-9 MotoGP 2017 di sirkuit Sachsenring. Berawal dari masalah teknis yang dialami motor balap nomor 1 miliknya yang ‘mati’ tiba-tiba ketika The Doctor tengah berpacu dengan waktu di FP1, kemudian kesulitan beradaptasi dengan lintasan basah di FP2, dan lagi-lagi mengalami masalah teknis di FP3 dengan kejadian mirip seperti di FP1.

Beruntung Rossi berhasil memacu motor balapnya dalam kondisi lintasan kering di latihan bebas ketiga sehingga berhasil lolos langsung ke kualifikasi 2 untuk perebutan pole position. Namun hasil kualifikasi pun menggambarkan bagaimana dua pembalap Yamaha kesulitan menaklukkan lintasan basah dengan kehadiran lapisan aspal baru di sirkuit Sachsenring. Akibatnya, Rossi pun mengaku bingung dengan inkonsistensi Yamaha.

“Di sini di Sachsenring, seperti yang sering kali terjadi di tahun ini, kami memiliki rasa yang sangat berbeda dari satu lintasan ke lintasan lainnya bersama motor balapnya dan terutama dengan bannya. Jadi ini sebuah kejutan luar biasa tahun ini. Biasanya tahun lalu lebih konstan dan rasa ini (sekarang) sulit diatur karena anda tidak pernah tahu apa yang diharapkan,” tutur Rossi seperti dilansir via Motor Sport (1/7/2017).

Bahkan, diantara 4 pembalap Yamaha, hanya Jonas Folger yang berhasil memperoleh posisi paling baik berdasarkan hasil kualifikasi, yakni di urutan ke-5. Sementara pembalap Tech 3 lainnya, Johann Zarco, yang merebut pole position di Assen, kini harus puas berada di urutan ke-19.

“Hari ini kami sangat meningkat dan sejujurnya dalam kondisi kering saya tidak fantastis namun kecepatan saya tidak terlalu jauh dibandingkan pembalap-pembalap yang berada di puncak. Namun sayangnya di kondisi basah saya lebih bergumul, sepertinya semua Yamaha bergumul – kecuali Folger, di akhir dia tidak terlalu buruk namun sedikit lebih lambat dibandingkan Ducati dan Honda,” jelas sang VR 46.

Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan faktor ban Michelin yang menciptakan inkonsistensi dialami para pembalap Yamaha, Rossi tidak memberi jawaban secara gamblang.

“Bayangkan Zarco dengan motor (versi) 2016 – minggu lalu di kondisi basah mendapat pole position dan setelah seminggu di kondisi yang sama berada di posisi 19. Jadi ini bukan motor nya, karena juga untuk saya terjadi hal yang sama dengan sasis baru. Saya kuat di Assen saat basah dan di sini lebih bergumul. Ini sangat sulit dipahami karena juga dibandingkan tahun lalu, rasa bersama motor dan pengaturannya sangat berbeda,” kata Rossi.

Sebaliknya, Vinales lebih blak-blakan menyatakan bahwa elektronik di motor balapnya tidak bekerja dengan baik. “Saya melakukan beberapa lap di belakang Dani (Pedrosa), motor balap kami sangat kuat di bagian depan, pengereman, dan melaju ke tikungan saya merasa sangat kuat namun tiba-tiba ketika kami nge-gas, kami kehilangan sangat banyak.

“Motor kami tidak memiliki daya dorong. Terutama dari 0 ke 100, motor kami sangat lambat. Ini sungguh aneh karena di kondisi kering semuanya normal. Ini masalah yang kami hadapi dan harus kami tangani. Elektroniknya tidak bekerja dengan sangat baik pada motor, jadi kami harus mengatasinya,” tutur Vinales.

Rossi sendiri tidak membantah atau mengiyakan pendapat Vinales tersebut. “Saya tidak tahu masalah Maverick, namun kami kalah di akselerasi, kami kalah dibandingkan motor lainnya, sepertinya kami lebih sedikit memiliki traksi dan saat keluar dari tikungan (ban) kami lebih banyak berputar,” tandasnya.

Yang pasti, Rossi dan Vinales bersama pembalap MotoGP lainnya memiliki satu kesempatan terakhir untuk berusaha mengatasi masalah dan mencari setting terbaik untuk motor balapnya melalui sesi pemanasan yang diselenggarakan Minggu siang (2/7/2017) mulai pukul 14:40 WIB di sirkuit Sachsenring. Sedangkan balap final akan digelar di hari yang sama, mulai pukul 19:00 WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here