Berapa Persen Kans Valentino Rossi Juarai MotoGP 2018? Ini Kata Pengamat!

Di usia 39 tahun Valentino Rossi akan berjuang untuk meraih gelar juara dunia ke-10 kalinya lewat ajang MotoGP 2018. Kira-kira berapa persen peluang The Doctor untuk dapat meraih gelar di musim ini?

Jelang dimulainya musim baru MotoGP, pengamat MotoGP Guido Meda menuturkan pendapatnya mengenai berbagai hal seputar ajang balap motor bergengsi di tahun 2018, termasuk kontrak baru serta peluang Rossi untuk merebut gelar juara dunia ke-10 kali di musim ini.

Valentino Rossi sebelumnya sempat mengindikasikan akan terus balapan hingga tahun 2020, meskipun belum menandatangani kontrak baru seiring berakhirnya masa kontrak bersama Yamaha akhir musim ini.

Meda berpendapat, meskipun bukan lagi pencetak kemenangan terbesar dalam 10 tahun terakhir, namun popularitas serta enam podium yang diraih Rossi musim lalu termasuk gelar juara di MotoGP Assen 2017 membuat Yamaha tetap akan mempertahankan pembalap legendaris asal Italia tersebut.

“Saya percaya Valentino tahu bahwa dia tidak dapat mengharapkan figur halusinasi dan menempatkan kesenangannya di depan perlakuan ekonomis. Saya pikir (kontrak) itu akan diperbaharui segera,” tutur Meda, Rabu (7/3/2018), seperti dilansir dari media Italia In Sella.

Sering Dilihat:  Jelang MotoGP Australia 2017, Marc Marquez Dan Dani Pedrosa Berkunjung Ke Indonesia

Selanjutnya, pengamat MotoGP tersebut pun memprediksi bahwa Rossi memiliki peluang yang sama besar dengan juara bertahan dan runner up MotoGP musim lalu, Marc Marquez dan Andrea Dovizioso, untuk meraih gelar juara dunia tahun ini.

“30% (peluang Rossi). Saya memberikan 30 persen lainnya ke Marquez, lainnya ke Dovizioso, dan sisa 10% didistribusikan ke yang lainnya,” kata Meda.

Meskipun demikian, Meda memprediksi bahwa Honda akan tampil sebagai motor balap dengan performa terbaik dalam MotoGP 2018.

“Honda memiliki sebuah motor balap yang sempurna. Marquez adalah pembalap fenomenal di sisi kecerdasan, talenta, ketangkasan. Motor balap yang beberapa tahun lalu memiliki sejumlah masalah, nampaknya tidak lagi.

“Dan saya merasa bahwa Honda (edisi) 2018 lebih baik dibandingkan lainnya, seperti yang didemonstrasikan melalui tes yang bagus dari Pedrosa dan juga Crutchlow. Mereka yang mengendarai motor 2018 baik-baik saja. Dalam segalanya mereka ada di depan, sasis, mesin, elektronik,” ungkapnya.

Sering Dilihat:  Hasil Indonesia vs Thailand 0-0 Di Kualifikasi Piala Asia (AFC) U-23

Senada dengan Rossi, Meda berpendapat bahwa Yamaha perlu memperbaiki beberapa hal dari sisi elektronik.

“Saya pikir mereka harus memperbaiki sesuatu yang kemungkinan sehubungan dengan elektronik. Faktanya, ketika Honda dan Ducati merekrut teknisi Marelli, Yamaha tidak.

“Dari yang saya pahami, kekuatan luar biasa dari Ducati dan Honda adalah motornya mencegah masalah, ketika terasa hal tersebut dapat menghambatnya. Yamaha, di lain pihak, menunggu timbulnya masalah dan kemudian menanganinya, namun untuk sementara masalahnya ada di sana,” ucap Meda.

Sesi perdana MotoGP Qatar 2018 menurut jadwal akan digelar pada tanggal 18 Maret mendatang di Losail International Circuit mulai pukul 23:00 WIB, diawali dengan rangkaian sesi latihan bebas dan kualifikasi sejak hari Jumat (16/3/2018).

Baca juga: Jadwal motogp 2018 Lengkap jam tayang Tran7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.